Hotel Melchior Kebun Raya Bogor

Hotel Melchior Kebun Raya Bogor – Kami bekerja hampir setiap hari dari Senin hingga Jumat, bukankah menurut Anda kami perlu piknik?! Ibu rumah tangga pun perlu keluar rumah untuk berlibur meski hanya 1 hari. Saya tinggal di Jakarta, jadi ada beberapa pilihan akomodasi menarik untuk teman-teman yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya.

Oh iya, bagi yang belum tahu apa itu liburan: pada dasarnya kita bermalam di suatu tempat dan tidak melakukan apa-apa atau sekadar menikmati kondisi kehidupan. Intinya, kita memberi diri kita istirahat dari segala aktivitas. Saya biasanya menyebutnya sebagai โ€œhari yang lambatโ€.

Hotel Melchior Kebun Raya Bogor

Hotel Melchior Kebun Raya Bogor

Bagi saya dan suami, tempat tinggal adalah hal yang penting ketika kami sangat bosan dengan aktivitas sehari-hari. Ketika kita merasa semuanya serba salah dan aktivitas kita sehari-hari tidak efektif, ada baiknya kita mempunyai satu tempat tinggal saja.

Imagochi’s: Staycation Di Kebun Raya Bogor

Menurut saya dan suami, tinggal bersama keluarga juga tidak bernilai banyak uang. Kita hanya perlu mencari hotel murah dengan fasilitas yang diperlukan. Misalnya letaknya bersebelahan dengan car free day atau area memasak, memiliki kolam renang atau pemandangan indah.

Hotel Melchior Kebun Raya Bogor

Kali ini saya dan suami memilih hunian di kawasan Bogor, lebih tepatnya di Kebun Raya Bogor. Apakah memang ada perumahan di sana? Penasaran bukan? Mari kita lihat keseluruhan ceritanya. Selamat membaca…๐Ÿ’“๐Ÿ˜Š

Kisah ini bermula dari keinginan saya untuk memberikan kejutan kepada suami saya di hari ulang tahunnya di bulan November 2019. Sudah lama sekali aku tidak sempat memberitahumu hal ini, haha. Lalu saya menyarankan agar suami saya bersantai satu hari saja di Bogor dan merayakan ulang tahunnya. Akhirnya yakin, suamiku menyetujuinya.

Hotel Melchior Kebun Raya Bogor

Bogor Botanical Gardens Guide โ€” Beyond The Bay

Liburan kali ini saya mau ke Kebun Raya Bogor saja. Ditambah makanan rekomendasi teman-teman di bogor. Ngomong-ngomong, Traveloka sedang mengadakan epic sale di bulan Oktober 2019. Saya akan segera memeriksa iklannya.

Tadinya saya mau booking hotel dekat Kebun Raya Bogor. Tapi entah kenapa dia tidak merasakannya. Saya mencari hotel selama 2 hari, ha ha ha. Waktu itu diskonnya besar sekali: bahkan di Amarosa Hotel yang kamar eksekutifnya macam-macam, harganya cuma sekitar 600.000. Mau booking tapi ragu-ragu, tapi akhirnya jadi, hahaha

Hotel Melchior Kebun Raya Bogor

Lalu saya melihat Melchior Hotel yang foto-fotonya sangat menarik perhatian saya. Saya lihat bangunannya masih Belanda, tapi interiornya modern. Nah, saya termasuk orang yang dalam memilih hotel selalu memperhatikan interiornya, fasilitasnya diutamakan, hehe.

Spot Foto ‘wajib’ Saat Berwisata Di Kebun Raya Bogor!

Soalnya saya jarang sekali menggunakan jasa hotel, apalagi kalau saya hanya menginap sehari saja. Lebih baik berbaring saja hahaha, ini disebut juga penempatan ala imagochi. Ssst! Suamiku lebih memilih berbaring dan bersantai saja di kamar.

Hotel Melchior Kebun Raya Bogor

Baiklah, kita lanjut ke Melchior, nah jika dilihat lebih dekat, hotel ini terletak di Kebun Raya Bogor. Ups! Saya tidak berpikir ada hotel lain di hutan selain Taman Safari. Akses menuju mobil juga mudah.

FYI, aku bukan orang yang susah kemana-kemana, aku lebih suka hal-hal yang mudah diakses agar tidak membuang waktu dan bosan.

Hotel Melchior Kebun Raya Bogor

Kebun Raya Cibodas (bogor Botanical Gardens)

Jadi, aksesibilitas jalan sangat penting bagi saya dan istri. Semakin mudah menuju ke sana dengan transportasi umum, semakin besar kemungkinan kita memilih tempat tinggal. Nah hotel Melchior susah banget hehe.

Namun saya dan istri tetap memilih hotel ini karena suasananya dan pengalaman berada di jantung hutan. Kami juga membuat pilihan yang tepat. Menginap di sana benar-benar menyenangkan.

Hotel Melchior Kebun Raya Bogor

Kami berangkat ke sana menuju KRL Bogor. Sesampainya di Stasiun Bogor, kami tidak langsung menuju hotel, karena waktu check-in belum tiba. Kami memutuskan untuk makan siang di B’Steak Grill & Pancake terlebih dahulu.

Hotel Dekat Kebun Raya Bogor, Bogor

Simak review restoran B’Steak Grill & Pancake ya, tempatnya nyaman dan nyaman banget. Mushola, tempat bermain anak (untuk anak-anak) dan makanannya sangat enak. Saat itu kami memesan ayam teriyaki (dengan nasi), ayam pesto, rosti telur dadar dan jamur, es teh leci, dan air mineral.

Hotel Melchior Kebun Raya Bogor

Masakannya enak semua, porsinya sesuai dengan harganya. Harga mulai dari Rp. 30.000 – Ya. Menurutku cukup murah, apalagi untuk bekal ulang tahun hehe. Ditambah lagi suasananya sejuk banget.

Setelah makan siang dan sholat, kami berjalan sekitar 100 meter menuju minimarket. Kami harus membeli makanan ringan karena jauh dari toko serba ada dan penjual makanan. Usai membeli jajanan, kami langsung memesan Go Car untuk menuju hotel.

Hotel Melchior Kebun Raya Bogor

Hotel Sekitar Museum Etnobotani

Nah, di sinilah yang membingungkan. Hotel Melchior tidak memiliki pintu masuk terpisah. Hotel ini harus pergi ke kebun raya itu sendiri. Soalnya saya dan suami tidak tahu harus lewat pintu mana. Ditambah lagi driver Go Car tidak paham daerah padahal berasal dari Bogor. Akhirnya kami sampai di gerbang kebun raya yang letaknya tidak jauh dari gedung cagar alam.

Pertama kami bertanya kepada penjaga apakah kami boleh melewati pintu ini. Ternyata dia tidak bisa. Kami dibawa ke gedung keamanan, yang terletak di dekatnya. Kami bertanya lagi kepada penjaga itu. Dia memberi tahu kami bahwa itu benar, tetapi kami sudah ditanya apakah kami punya reservasi. Saya pikir Anda tidak akan bisa masuk kecuali Anda memiliki reservasi.

Hotel Melchior Kebun Raya Bogor

Awalnya dia menyarankan mau dibawa atau tidak, kami bilang tidak perlu, kami berangkat saja. Dari gerbang gedung keamanan kami harus berjalan masuk sejauh 300 meter untuk sampai ke hotel. Sangat membosankan, tapi kami bisa melihat pepohonan rindang. Haha, ini sangat menyejukkan mata.

Nawanawa: Oktober 2013

Saat memasuki hotel kami disambut dengan ramah oleh staf. Wah, bangunannya unik sekali. Hibrida Belanda gaya modern, sangat representatif. Ini benar-benar tipe hotelku hahaha. Saya suka hotel unik seperti ini. Selalu ada cerita yang patut dikenang.

Hotel Melchior Kebun Raya Bogor

Setelah mengisi formulir akomodasi, kami ditawari minum obat herbal dari hotel secara gratis. Wah, saya sangat senang. Saya langsung memilih jamu kunyit dan suami saya meminum jamu Nasi Kankur. Ramuan obat sungguh enak. Setelah menempuh perjalanan jauh (menurutku haha) Kami pun foto-foto dulu di lobi.

Staf hotel menunjukkan kami ke kamar kami, kami memilih kamar deluxe. Di depan kamar kami terdapat area tempat pemasangan lampion pada malam hari. Suasana hotel ini sangat bagus. Tenang, nyaman dan sejuk. Sebelum kami menginap, staf hotel memberi tahu kami bahwa setiap hari di sore hari ada makanan ringan yang bisa Anda nikmati secara gratis.

Hotel Melchior Kebun Raya Bogor

Spot Yang Jarang Ada Di Konten Kebun Raya Bogor๐Ÿช„

Saatnya melihat-lihat ruangan, haha. Ruangannya tidak terlalu besar, namun juga tidak sempit. Ada dua bed, tapi digabung karena sebenarnya kita punya double bed (karena sudah terjual). Lalu ada resepsi dari pihak hotel, ada yang spesial ya?

Perlengkapan kamarnya sama. Terdapat ketel listrik, teh, kopi, gula, perlengkapan mandi, dan handuk di kamar mandi. Kekurangannya adalah kurangnya minibar dan kulkas. TVnya juga jelek, banyak saluran yang rusak. Untuk Wi-Fi cukup bagus meski tidak terlalu cepat.

Hotel Melchior Kebun Raya Bogor

Hal berikutnya yang saya sukai dari hotel ini dari segi kamarnya adalah tempat tidur dan pintu kamar. Jadi, tempat tidurnya sangat sulit bagi saya dan suami. Saya perlu melihat merek tempat tidur ini. Ternyata ada juga yang punya king coil, tapi setahu saya ada juga yang hard bed.

Bogor Sky Garden Hi Res Stock Photography And Images

Namun menurut saya, lebih baik memilih yang medium, atau lebih baik lagi, yang lembut. Cuma sayang, lingkungannya bagus, fasilitasnya bagus, pemandangan sekitar hotel juga bagus, tapi tempat tidurnya keras sekali. Saya juga pakai amplifier King Koil, tapi karena tipe itu terlalu keras, saya ganti ke merk biasa. Untuk kenikmatan tidur yang sesungguhnya, ha ha ha.

Hotel Melchior Kebun Raya Bogor

Apalagi pintu kamar tidak dikunci. Kamar hotel memiliki 2 pintu, seperti terlihat pada foto, terdapat pintu kaca full dan pintu kayu dengan slot untuk menutup dan menerangi pintu kamar. Ide bagus, saya menghargainya, tapi sebaiknya tambahkan slot kunci untuk pintu kayu. Karena sejujurnya, tidak ada lagi tirai di pintu kaca, jadi bayangkan jika ada orang yang salah ruangan dan melihat kita di kamar, itu berbahaya sekali.

Ada 2 pilihan: Anda bisa menambahkan slot kunci pada pintu kayu atau tirai pada pintu kaca. Jangan lupakan tirai di setiap jendela. Karena saya melihat orang-orang melewati jendela kayu ini. Akan lebih baik jika ada tirai sehingga bisa ditutup pada malam hari.

Hotel Melchior Kebun Raya Bogor

Resto Raasaa Hadirkan Suasana Sunset Dan Keindahan Taman Taman Di Kebun Raya Bogor

Sebenarnya ada satu hal lagi yang mengganggu saya: bisa positif dan negatif, tapi saya tidak punya masalah dengan itu. Karena letaknya di dalam kebun raya dan tidak ada akses jalan pada malam hari kecuali bagi yang mengendarai kendaraan pribadi, saya dan suami kesulitan memesan makan malam di Go Food hehehehe.

Tentu saja kita hanya perlu melakukan reservasi di hotel saja, tapi makanan hotelnya mahal sekali hehe. Sebagai ibu rumah tangga yang hemat, saya lebih memilih Go Food karena saya punya kebebasan memilih mau makan apa dengan harga terjangkau. Namun pada akhirnya kami tetap memesan Go Food dengan bantuan staf hotel untuk mengambil makanan dari pagar bekas cagar alam. Terima kasih…๐Ÿ˜Š๐Ÿ‘Œ

Hotel Melchior Kebun Raya Bogor

Selain hal di atas, tidak ada masalah. Makanannya juga enak. Sore harinya, saya dan suami keluar kamar untuk mencari foto dan mengambil makanan ringan. Makanan ringan hari itu adalah nugget pisang, keju coklat, potongan goreng, dan irisan daging. Minumannya meliputi teh manis dan kopi panas. Jajanannya enak, ditambah lagi bisa makan di lounge yang menghadap ke hutan.

Kota Dan Kabupaten Bogor Sepakati Kerja Sama Penyediaan Ruang Rawat Pasien Covid 19

Lalu malamnya kami memesan Go Food untuk makan malam. Padahal, kami hanya bisa memesan di hotel. Harga makanannya mulai dari 50 ribu. Menurutku lumayan mahal jadi kami pesan Go Food saja hehehe. Kami tidak merekomendasikan Go Food karena sulit dijangkau. Warga Bogor pun belum tentu tahu di mana letak hotelnya. Salah satu cara untuk mendapatkan makan malam selain memesan ke hotel atau Go Food adalah dengan membeli makanan di sore hari. Salah satunya McD atau KFC, hehehehe.

Hotel Melchior Kebun Raya Bogor

Keesokan paginya, saya dan suami berjalan-jalan di sekitar hotel. Kami melewati Istana Bogor dan bisa melihatnya dari dekat. Wah, tak heran pengamanan di sekitar hotel sangat ketat, yang jelas dekat.