Kalimantan Utara Pemekaran Dari Provinsi

Kalimantan Utara Pemekaran Dari Provinsi – Wilayah Kalimantan Timur luas dan perkembangannya tidak merata, dan masyarakat yang berbatasan dengan Malaysia lebih akrab dengan “ringgit” dan menganggapnya sebagai alat tukar yang sah di antara mereka. Ikatan ekonomi masyarakat perbatasan dengan Sabah sangat erat dan cenderung bergantung pada Malaysia. Lokasi wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, sehingga sangat rentan jika dikaitkan dengan suku Hamkan.

Penguatan keamanan nasional seiring dengan munculnya pusat-pusat keuangan, pendidikan dan birokrasi pemerintahan serta pengawasan dan pengendalian berbagai aktivitas masyarakat di sepanjang perbatasan. Mempercepat pertumbuhan ekonomi penduduk lokal dengan memperbaiki kerangka pembangunan ekonomi daerah berbasis potensi lokal (Hermanislamet 2005 dalam Arif 2008). Keinginan untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik dalam yurisdiksi yang terbatas/terukur.

Kalimantan Utara Pemekaran Dari Provinsi

Kalimantan Utara Pemekaran Dari Provinsi

5 Teori pendukung teori pertumbuhan dan pembangunan ekonomi daerah: teori basis ekspor; teori pertumbuhan jalur cepat; teori pusat pertumbuhan; teori neoklasik; Model Kausal Kumulatif; dan model kurva Lorenz dan indeks Gini antarwilayah

Pemekaran Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan, Ini Batas Wilayah Kota Palopo Calon Ibukota Provinsi Luwu Raya

6 Mengatasi kesenjangan pembangunan daerah, Sjafrizal (2008:121), merupakan upaya pemerintah pusat dan daerah yang dapat dilaksanakan dalam rangka mengatasi kesenjangan pembangunan antar wilayah suatu negara atau wilayah. Memperluas pembangunan infrastruktur transportasi, mendorong transmigrasi dan migrasi spontan, mengembangkan pusat pertumbuhan, melaksanakan otonomi daerah atau desentralisasi pembangunan.

Kalimantan Utara Pemekaran Dari Provinsi

Keadaan keuangan DOB kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara meningkat dari Rp542,89 miliar menjadi Rp30,7 miliar di Kabupaten Bulungan (turun 94,34%), Kabupaten Malinau dari Rp525,56 miliar ‘Rp 17,28% (-96%). Kabupaten Nunukan dari Rp533,36 miliar menjadi Rp23,61 miliar (-95,97%), Kota Tarakan dari Rp564,86 miliar menjadi Rp49,2 miliar (-91,29%), Kabupaten Tana Tidung dari Rp76 miliar (-3,9 miliar).

8 Penelitian sebelumnya, berdasarkan hasil kajian pengkajian dampak pembangunan daerah yang disusun oleh BAPPENAS bekerja sama dengan United Nations Development Program (UNDP) pada tahun 2008, hasil evaluasi menunjukkan bahwa wilayah pemekaran mencakup wilayah studi. Secara umum, kondisi awal tidak lebih baik, lebih baik dari area induk atau area kontrol. Namun, setelah lima tahun pemekaran, ternyata kondisi masyarakat otonom baru (DOB) masih kalah dibandingkan daerah induk dan daerah kontrol. Pertumbuhan ekonomi masyarakat otonom baru (DOB) lebih fluktuatif dibandingkan daerah induk yang relatif stabil dan berkembang.

Kalimantan Utara Pemekaran Dari Provinsi

Dpd Ri Tanggapi Usulan Pemekaran Provinsi Kotawaringin Raya

9 Kesimpulan Kesenjangan pembangunan yang dialami masyarakat lokal di sepanjang perbatasan utara Indonesia-Malaysia memunculkan keinginan untuk mengembangkan wilayah tersebut. Luasnya wilayah Katim membuat pemerataan pelayanan dan kesejahteraan sulit dilakukan. Belum lagi adanya tekanan dan ancaman dari pihak luar akibat letak Indonesia yang strategis sebagai serambi utara. Keadaan wilayah dan kebutuhan mendesak lainnya di wilayah Indonesia bagian utara yang dinilai sangat tertinggal dibandingkan wilayah bagian selatan Kalimantan dan negara tetangga menjadikan pemekaran wilayah sebagai strategi utama. Setelah beberapa upaya untuk mempercepat pembangunan, namun tidak berhasil. Menurut analisis pertumbuhan neoklasik Douglas C. North, muncul suatu prediksi tentang hubungan antara tingkat perkembangan perekonomian nasional suatu negara dengan ketimpangan pembangunan antar wilayah, yang disebut dengan teori neoklasik. Namun ketimpangan yang terjadi bukan merupakan kesalahan pemerintah atau masyarakat dan dikatakan wajar terjadi di seluruh tanah air.

10 Walaupun Provinsi Kalimantan Utara belum layak untuk pemekaran pada tahun 2012, namun kebutuhan, tuntutan dan permasalahan masyarakat yang terus berkembang menjadikan pembentukan Provinsi Kalimantan Utara sebagai suatu hal yang mendesak. Namun dilihat dari penelitian yang dilakukan melalui studi kasus perkembangan wilayah yang berbeda. DOB di Provinsi Kalimantan Utara dinilai sedang melalui masa sulit yakni masa transisi. Apabila tidak ada pembangunan, atau lebih tepatnya, tidak akan ada pembangunan yang terlihat baik dalam pembangunan fisik, perubahan sistem pelayanan maupun dalam penyelesaian masalah kemiskinan dalam waktu dekat.

Kalimantan Utara Pemekaran Dari Provinsi

Untuk mengoperasikan situs web ini, kami mencatat dan membagikan data pengguna dengan pemroses. Untuk menggunakan website ini, Anda harus menerima kebijakan privasi kami, termasuk kebijakan cookie., SAMBAS – Kalimantan adalah pulau terbesar dengan ribuan pulau yang berada di bawah negara kesatuan Republik Indonesia, total luas pulau Kalimantan adalah 743.330 km2, dan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia seluas 539.460 km2. Luas wilayah Kalimantan adalah 4,25 kali luas Pulau Jawa (126.700 km2) yang saat ini terbagi menjadi 6 provinsi. Sedangkan Pulau Kalimantan saat ini terbagi menjadi 5 provinsi, yaitu:

Pacu Pemekaran Dob Tanjung Selor

Kalimantan Barat adalah sebuah provinsi yang terletak di pulau Kalimantan, Indonesia, dengan kota Pontianak sebagai ibu kota provinsinya. Luas wilayah Provinsi Kalimantan Barat adalah 146.807 km² (7,53% dari luas wilayah Indonesia). Merupakan provinsi terluas keempat setelah Papua, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah.

Kalimantan Utara Pemekaran Dari Provinsi

Sejak diundangkannya UU No. 22 Tahun 1999, sebuah tonggak politik yang membuka keran pemekaran wilayah, pada tahun 2010 tercatat 205 wilayah baru yang terdiri dari 7 provinsi, 164 kabupaten dan 34 kota. Besar kemungkinan jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan beragam aspirasi masyarakat setempat yang ingin memperluas wilayahnya.

Guna mencapai pembangunan, meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, serta menghilangkan predikat Kalimantan Barat “keterbelakangan”, Kalimantan Barat dinilai layak untuk dimekarkan menjadi empat provinsi, yakni Sambus Raya, Kapuas Raya, dan Kalimantan Barat. Kalimantan Barat Daya. Sebab Kalimantan Barat satu wilayah dengan Pulau Jawa.

Kalimantan Utara Pemekaran Dari Provinsi

Free Vector Logo 5 Kabupaten Kota Kalimantan Utara (cdr & Png)

Desakan pemekaran wilayah dimulai sejak runtuhnya rezim Orde Baru pada tahun 1998. Tak heran, dalam sepuluh tahun terakhir terjadi perebutan pembentukan kabupaten/kota bahkan bermunculan provinsi-provinsi baru. Pemerintah pusat pun membuka keran ekspansi dengan dukungan politik penuh dari para legislator.

Calon provinsi Sambas Besar ini pernah menjadi kerajaan besar dan sukses sebelum datangnya penjajah (kolonial). Wilayah Sambas kini mencakup 3 kabupaten/kota yaitu Kabupaten Sambas, Kota Singawang, dan Kabupaten Bengayang. Kedepannya dapat diperluas ke beberapa kabupaten dan kota, yaitu:

Kalimantan Utara Pemekaran Dari Provinsi

Sebagai beranda depan Negara Kesatuan Republik Indonesia, kawasan ini memang perlu diperluas untuk mengejar ketertinggalan dari negara bagian Sarawak. Malaysia Ke depan, Provinsi Sambus Raya akan memiliki luas wilayah 12.296 km2 dengan jumlah penduduk 962.240 jiwa, sama dengan Provinsi Gorontalo yang luas wilayahnya 11.968 km2 dan jumlah penduduk 1.040.164 jiwa, juga eks negara. yang menjadi provinsi pada tahun 1999. Dengan demikian, provinsi Sambus Raya mempunyai potensi pengembangan dan potensi strategis yang besar.

Konflik Kepentingan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara Dan Kota Tarakan Pasca Pemekaran Daerah: Studi Tentang Konflik Aset Pelabuhan Tengkayu I Dan Tengkayu Ii

Bergabungnya Kota Singkawang, Kabupaten Sambas, dan Kabupaten Bengayang diharapkan dapat menciptakan perekonomian yang baik di wilayah Kalimantan Barat Utara. Berbagai sektor seperti pariwisata, pertanian, hortikultura, perikanan, dan kelautan bisa dikembangkan di Sambus Raya. Perekonomian masyarakat ditopang oleh empat komoditas utama yaitu beras, karet, kelapa, dan jeruk siam.

Kalimantan Utara Pemekaran Dari Provinsi

Salah satu syarat terbentuknya Provinsi Besar Sambas adalah pemekaran Kabupaten Sambas menjadi Kabupaten Pesisir Sambas, Kabupaten Sambas Darul Makmur, dan Kabupaten Sambas (Kota Sambas). Dengan munculnya dua daerah otonom baru ini, maka lengkaplah syarat terbentuknya Provinsi Besar Sambas.

Menurutnya, pemekaran wilayah di Kalimantan Barat dilakukan untuk memperkuat NKRI, mengembangkan dan menggali potensi daerah, menurunkan ambang batas pengendalian, memperkuat basis ekonomi masyarakat, mengelola keseimbangan perekonomian daerah dan pusat serta terbuka. peluang. . Memberikan peluang bagi masyarakat lokal untuk memiliki akses langsung terhadap peluang kerja dan investor. , meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. Dari sudut pandang keamanan nasional, karena alasan keamanan, karena alasan budaya, karena alasan sejarah.

Kalimantan Utara Pemekaran Dari Provinsi

Wagub Rangkul Dad Kalbar Ikut Perjuangkan Pemekaran Provinsi Kapuas Raya

Dengan demikian diharapkan dapat membantu dalam mengembangkan Kalimantan menjadi daerah yang sejahtera dengan masyarakat sejahtera dan infrastruktur yang memadai hingga setara dengan Brunei Darussalam, Sabah dan Sarawak di Pulau Kalimantan (Kalimantan). Kemuliaanku untuk Indonesia!

Provinsi Sambus Raya: Rencana Pemekaran Kalimantan Barat Diulas oleh Radit Mananta Senin, 2 November 2015 Rating: 5 Kalimantan merupakan pulau terbesar dari ribuan pulau yang ada di negara kesatuan Indonesia dengan luas total Pulau Kalimantan mempunyai luas luasnya 743.330 km2, sedangkan merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan luas 539.460 km2. Luas wilayah Kalimantan adalah 4,25 kali luas Pulau Jawa (126.700 km2) yang saat ini terbagi menjadi 6 provinsi. Sedangkan Pulau Kalimantan saat ini terbagi menjadi 5 provinsi, yaitu:

Kalimantan Utara Pemekaran Dari Provinsi

1. Provinsi Kalimantan Barat, ibu kota Pontianak. Luas wilayah Kalimantan Barat adalah 146.807 km2, sehingga kedepannya dapat diperluas menjadi 4 provinsi, sehingga wilayah Kalimantan Barat kedepannya hanya meliputi Kota Pontianak, Kabupaten Pontianak, Kabupaten Landak, Kabupaten Kubu Raya dan Kabupaten Sangau. . . Ini bisa diperluas lagi:

Pemekaran Daerah Dapat Mengikis Ketidakadilan Pembangunan Di Kaltara

2. Provinsi Kapuas Raya atau Sintang Raya, beribu kota di Sintang. Pemekaran ini didukung oleh Kabupaten Sintang, Kabupaten Melawi, Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Sekadau, dan Kabupaten Sanggau. Namun menurut penulis sebaiknya Kabupaten Sangau tetap bergabung dengan provinsi Kalimantan Barat, karena jika bergabung dengan Kapuas Raya (Sintang Raya), maka provinsi ini akan menjadi besar bahkan melampaui provinsi induknya nantinya dalam perkembangannya. Akibatnya, pembangunan infrastruktur dan sebagainya mungkin tidak optimal. Untuk memenuhi syarat menjadi suatu provinsi, harus memuat paling sedikit 5 kabupaten/kota, sehingga wilayah tersebut dapat dimekarkan menjadi beberapa kabupaten, yaitu:

Kalimantan Utara Pemekaran Dari Provinsi

3. Provinsi Kalimantan Barat Daya atau Tanjung Pura, beribukota di Ketapang. Saat ini hanya terdiri dari Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara (Sukadana). Daerah ini dulunya merupakan wilayah kerajaan Tanjungpura atau Bakulapura. Untuk memenuhi syarat menjadi provinsi dengan 5 kabupaten/kota, maka wilayahnya dapat dimekarkan menjadi beberapa kabupaten, yaitu:

4. Provinsi Sambas Besar, Ibukota Sambas. Wilayah ini pernah menjadi negara besar dan sukses sebelum datangnya penjajah (kolonial). Wilayah Sambas kini mencakup 3 kabupaten/kota yaitu Kabupaten Sambas, Kota Singawang, dan Kabupaten Bengayang. Kedepannya akan diperluas ke beberapa kabupaten dan kota, yaitu:

Kalimantan Utara Pemekaran Dari Provinsi

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Daerah ini memang perlu diperluas untuk mengejar ketertinggalan Negara Sarawak di depan NKRI. Malaysia Ke depan, Provinsi Sambas Raya akan mempunyai jumlah penduduk 962.240 jiwa dengan luas wilayah 12.296 km2, sama dengan Provinsi Gorontalo dengan luas 11.968 km2 dan jumlah penduduk 1.040.164 jiwa.